SEKILAS INFO
: - Tuesday, 22-09-2020
  • 1 tahun yang lalu / حسبن الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير Hasbunallah Wa Ni’mal Wakil, Ni’mal Maula Wa Ni’man Nashir “Cukuplah Allah menjadi Penolong bagi kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”
  • 1 tahun yang lalu / Surat Mujadilah/58 ayat 11, يَرۡفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ دَرَجَـٰتٍ۬‌ۚ “Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”
Bebas dari perilaku perundungan.

Siswa telah melaksanakan kebijakan dan program/kegiatan sekolah/madrasah yang mendorong perilaku bebas dari perundungan (seperti: tidak mengolok-olok/mengganggu seseorang; tidak menyampaikan kebohongan atau menyebarkan gosip; tidak mengancam atau membuat seseorang merasa takut, dan lain-lain) dalam kehidupan sehari-hari di dalam dan di luar sekolah/madrasah.

dalam video ini tampak bahwa siswa bebas dari perundungan

Sejak siswa diteruma menjadi siswa telah diadakan Fortasi untuk mencegah adanya perundunagn, seperti video di bawah ini

Fortasi Hari Pertama

Fortasi Hari Kedua

Definisi:
1. Apa itu perundungan/bullying? (Pengertian berikut disampaikan kepada siswa sasaran sebelum mengisi angket atau mengikuti wawancara.
a. Bullying atau perundungan adalah ketika satu atau lebih hal-hal di bawah ini terjadi secara berulang-ulang kepada seseorang yang
merasa sulit untuk menghentikannya. Bullying adalah ketika seseorang atau kelompok baik secara offline
(luring) atau online (daring) (handphone atau internet):

1) Mengolok-olok/mengganggu seseorang sehingga membuatnya kesal dan tersakiti.
2) Menyampaikan kebohongan atau menyebarkan gosip tentang seseorang agar orang lain tidak lagi menyukai orang tersebut.
3) Mengabaikan seseorang secara sengaja atau tidak membolehkannya ikut bergabung.
4) Memukul, menendang, atau mendorong seseorang.
5) Dengan sengaja merusak, menghancurkan, atau mencuri barang seseorang.
6) Mengancam atau membuat seseorang merasa takut jika disakiti.

b. Cyberbullying adalah bentuk bullying yang menggunakan handphone dan/atau internet yakni ketika seseorang.
1) Dikirimi email atau pesan yang menyebalkan atau mengancam melalui internet atau handphone.
2) Mendapatkan komentar atau gambar yang menjengkelkan atau menghina dirinya yang dikirimkan melalui sosial media.
3) Mendapati orang lain menyamar menjadi dirinya untuk menyakitinya.

4) BUKAN bullying jika:
 Mengganggu itu dilakukan dalam suasana bersahabat atau bercanda.
 Dua orang (pihak) yang sama kuatnya bertengkar atau berkelahi.

2. Membudaya adalah perilaku dan kebiasaan siswa untuk selalu bebas dari praktik perundungan dalam kehidupan sehari-hari secara
berkelanjutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Pengumuman

Hari Anak Nasional

Jadwal UNBK

Peta Kompetensi