Alhamdulillah, Wisuda Ke-VI Tahfidzul Qur’an Foskam SMP/MTs Muhammadiyah se-Surabaya sukses diselenggarakan pada Rabu, 20 Mei 2026 bertempat di Smamda Tower Surabaya. Kegiatan yang mengusung tema “Kebangkitan Nasional, Kebangkitan Generasi Qur’an: Menjaga Cahaya di Era Digital” ini menjadi momentum penting dalam memberikan penghargaan kepada para siswa penghafal Al-Qur’an sekaligus memperkuat semangat membangun generasi Qur’ani di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Suasana haru dan bangga menyelimuti acara ketika para wisudawan dan wisudawati menerima apresiasi atas perjuangan mereka dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

Pada kegiatan tersebut, SMP Muhammadiyah 1 Surabaya turut mengirimkan 14 siswa terbaiknya sebagai wisudawan tahfidz. Mereka adalah Achmad Nailul Wisam, Aqilla Ajwa, Clarissa Zafirah, Hafizh Aora Jibril, Hikmal Alfin Fazlul Haq, Laylatus Safa, Muammar Ash Shiddiq Tsaqif, Muhammad Fardan, Muhammad Zidan Fahad Bahasuan, Nur Fadlillah Eka Rizqiyah, Sarah Yusuf, Satria Adi Hutama Bagaskara, Segaf Bin Ali, dan Zainab Karima Bachmid. Capaian hafalan yang diraih pun beragam, mulai dari juz 30 hingga hafalan juz 29 dan 30. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, orang tua, serta para pembimbing tahfidz yang selama ini mendampingi proses murojaah dan pembelajaran Al-Qur’an para siswa.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Husnur Rifan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh siswa yang telah berjuang menjadi penghafal Al-Qur’an. Menurut beliau, wisuda tahfidz bukan hanya seremoni penghargaan, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter dan spiritualitas siswa. “Kami berharap para wisudawan mampu menjaga hafalannya, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di era digital,” ungkap beliau. Ia juga menegaskan bahwa sekolah akan terus mendukung program tahfidz sebagai salah satu ciri khas pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan.

Sementara itu, Pembina Tahfidz SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Fauzan, M.Pd.I., menyampaikan bahwa keberhasilan para siswa dalam mengikuti wisuda tahfidz merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, dan dukungan penuh dari orang tua maupun sekolah. Beliau menuturkan bahwa menjaga hafalan di tengah tantangan era digital bukan perkara mudah, sehingga diperlukan komitmen dan lingkungan yang baik agar para siswa tetap istiqamah bersama Al-Qur’an. “Semoga capaian ini menjadi langkah awal untuk terus mencintai Al-Qur’an, bukan hanya dihafal, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur beliau.

Selain menjadi ajang apresiasi bagi para hafidz dan hafidzah, kegiatan Wisuda Tahfidz Foskam Ke-VI ini juga diharapkan mampu memotivasi siswa lainnya untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an. Semangat kebangkitan generasi Qur’ani dinilai sangat penting agar pelajar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan akhlak dan spiritual sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Muhammadiyah Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi unggul yang religius, berkemajuan, dan siap menghadapi era digital tanpa kehilangan cahaya nilai-nilai Al-Qur’an.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *